Welcome to my world,Im 유나ArataJJ admin @KBPKfamily ,author &a someone who likes to fantasize.. Thank for visit ^^

Tampilkan postingan dengan label KOREAN N' JEPANG NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KOREAN N' JEPANG NEWS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juni 2011

INFO: HAL UNIK TENTANG FANS DAN MANAJEMEN KOREA

★ Untuk menjadi artis di korea tidak semudah yang kita pikirkan.

Ada 2 syarat utama: face and skill.. Yang paling utama SKILL. karena style / face bisa diubah★ Perusahaan artis seperti SMent biasanya mencari ‘calon artisnya’ dengan kriteria : mukanya fresh, rambutnya bagus, gigi putih, dan double eyelids



★ Untuk dapat mengikuti trainee artis suatu manajemen artis di korea, ada 3 tahap yang harus dilalui .

★ Usia ‘calon artis’ yg dicari biasanya antara 12-17tahun.. dengan waktu trainee yg panjang . Hal ini juga bisa dilihat dari hasil yang diperoleh setelah masa trainee. Tapi ga semua artis berkualitas harus d trainee lama-lama. ya kembali ke SKILL masing-masing calon artis itu

★ Untuk para trainer (calon artis yg belum debut) semua kebutuhan ditanggung manajemen tapi pas udah debut biasanya sistem pembagian hasilnya kurang fair, lebih banyak ke pihak manajemen.. itungannya bayar biaya selama si artis di trainee gitu



ckckck masa kayak gitu? klo kyk gt mah kapan kaya nya hahaha





★ 3 Manajemen terbesar di korea : JYP Entertainment, YG Entertainment, SM Entertainment

★ penyanyi korea yg masih muda-muda (kayak kpop grup gitu) disebut IDOL disana

★ Kalau grup-grup yang baru debut disebut rookie group dan biasanya ga terlalu di gubris orang korea sana

★ Rookie grup biasa debut di acara music populer di korea, MNet Countdown, Inkigayo, Music Bank, dan Music Core

★ Kalau suatu grup/artis bisa menang 3 award dari acara music yang populer tersebut, mereka disebut Triple Crown

★ Artis wajib mengikuti semua schedule yg udah dibuat manajemen selama 24 jam per 7 hari! makanya mereka harus tinggal di dorm / asrama khusus yang udah disediain

★. Katanya nih wajah-wajah melayu susah kalo mau debut di korea soalnya orang korea kurang suka muka melayu. >



xixixi ya iyalah.. orang muka korea ma indo kan beda bgt, klo orang korea ntu mereka imut-imut, trus klo cowo nya cantik-cantik. orang indo mana ada cowo yg cantik hahaha





★. Menjadi penyanyi adalah harapan hampir 80% orang tua di korea, karena kesuksesannya pasti luar biasa

★ Korean fans itu loyal banget! mereka rela ngabisin uang buat beli CD, poster, dan barang2 lainnya yg berhubungan dengan idol mereka



ku termasuk loh dlm kriteria ini, semenjak suka ma bigbang ku jadi bangkrut, krn selalu pengen punya barang2 original nya Bigbang >,





★. CD/Calendar/dan merchandise KPOP lainnya adalah barang yg paling laris di korea. justru produk-produk kayak kosmetik, baju, dll adalah nomer kesekian buat mereka alias ga penting-penting banget!

★. kebanyakan korean fans cuma punya 1 fandom / fanbase / fansclub, ga lebih! paling banyak 2-3 lha. Mereka konsisten! Kalau udah dari awal suka sama satu grup, sampe kapanpun ga bakal ganti tapi tetep ada pengecualian.. Misal fandom awal mereka ELF, sampe kapanpun mereka adalah ELF.. kalau misalnya mereka juga suka SHINee, mereka ga akan menyebut diri mereka Shawol. paling kalo sekedar suka mereka cuma nyebut diri mereka Shinee’s fans atau SNSD’s fans bukan fandom! fandom mereka cuma 1. Konsisten !



wahh ku banget tuh,, ku dari dulu gak mau punya fandom banyak2, klo ku suka ma 1 idola ya ku akan suka 1 aja dan akan fokus ma mereka. kyk mslnya.. wkt thn kemaren ku suka ma ..... dan ku nyebut diriku sbg fans mereka, tp pas ku punya idola baru ku akan lepas nama itu, dan fokus ke idola ku yg baru. buat apa ku nyebut sbg fans sana sini tp kenyataan nya ku gak tau apa2 ttg mereka, jadi lebih baik ku fokus ma 1 idola dan tetap konsisten ma mereka, mudah2an ku akan selalu jadi VIP. hidup BIGBANG *cium jiyong* hahaha







★. Karena ke konsistenan mereka itu, walopun ada artis terkenal dihadapan mereka, mereka ga bakal peduli kalau itu bukan bias / artis idola mereka! gitu juga dengan K-Drama, mereka katanya cuma mau nonton kalo yg main itu salah satu dari kpop grup favorit mereka. jadi jangan heran kalo ketemu orang korea trus kamu tanya “kenal sama artis …. ga?” trus dia jawab ga kenal pdhl artis famous. Hmmm @@ beda banget sama fans d indonesia. hahahhaa #plak



★. penjualan album KPOP juga pasti melunjak kalo lagi comeback! biasanya 1 orang fans bisa beli lebih dari 5 CD KPOP yg sama!! alasannya? karena penjualan album kpop itu yg menentukan peringkat kpop idol favorit mereka di chart seperti dosirak, soribada, dll! menurut Korean Fans bukan fans beneran kalo ga bela-belain beli album idol favorite mereka krn masuk korean chart penting bgt!!



klo ini mah bikin bangkrut hahaha





★. Dikorea, ga cuma anak muda yg demen kpop, kalo lagi fanmeeting jangan kaget tiba2 liat ahjumma / ibu-ibu ikutan ngantri. Bahkan kakek/nenek pun ada.



xixixi ahjumma2 di korea keren bgt dah ampe ikutan fanmeeting segala, inget ahjumma masakan gosong noh di rumah ckckck





★ Orang korea cinta banget sama budaya mereka. dan artis-artisnya diwajibkan mempromosikan apa aja ttg korea, tentang negara mereka.





★ kalo di SM audisi menuntut Skill dan Fisik, kalo di JYP.. Selain 2 hal tersebut, nilai rapot juga ikut menentukan lolos gak nya. waktu mau audisi di JYP mereka wajib menunjukan rapot mereka, dan harus ranking! Misalnya udah lolos audisi di JYP, tapi beberapa waktu kemudian nilai rapotnya turun drastis, bakal dapet peringatan, setelah dapat peringatan dan nilai rapot tetap rendah, maka siap-siap dikeluarin deh dari jyp



★ di korea pernah ada pepatah “kalau kamu ga bisa sukses dibawah SM Ent, berarti dibawah manajemen manapun ga akan pernah sukses”



menurut ku gak juga..





★ Persaingan para idol di korea itu kuat banget loh, makanya mereka ga takut buat oplas sana-sini biar ga kalah saingan. ga jarang ada artis yg bunuh diri karena ga mampu bersaing dengan artis-artis lainnya O.O



ckckck ini nih yg paling gak suka dr korea





★ SM Entertainment adalah salah satu perusahaan yang berpengaruh di korea! karena artis dibawah manajemen mereka biasanya slalu sukses

★ Ada bebrapa manajemen yg mewajibkan artisnya tinggal di dorm, kalo asli dr luar daerah, mereka harus mau pindah ke seoul.

★ Korean fans suka ngasih hadiah bintang buat artisnya karena menurut mereka bintang itu abadi dan bakal diingat terus :’)



ku mau ngasih bintang juga ahh buat jiyong ku >,





★ Fans di korea ga peduli idolanya oplas atau enggak. Menurut mereka yang penting adalah bagaimana idolnya sekarang bukan bagaimana idolnya dulu



★ YG Entertainment ga peduli penampilan seseorang, yang terpenting bagi manajemen itu adalah skill-nya bukan sekedar bagus tapi harus Luar Biasa dan orang tersebut adalah type pekerja keras



yapp setuju bgt,, bukan cuma tampang yg ngejual tapi kemampuan bernyanyi mereka lah yg harus di utamakan, percuma donk punya tampang imut n cakep tapi gak bisa nyanyi *cium jiyong lagi*





★ Perbandingan artis yg debut dan artis yg gagal disaat bersamaan adalah 1:10 . Maksudnya kalau hari ini ada 1 artis yg debut di suatu manajemen, berarti disaat yg sama ada 10 artis yg gagal atau dikeluarin dr manajemennya

★ Fans di korea ga ragu buat mendonasikan uang mereka dalam jumlah besar untuk fandom mereka.





Nah. Demikian kurang lebih beberapa Fakta Tentang Artis dan Manajemen Artis di Korea. Boleh membandingkan dengan bagaimana keadaan manajemen artis di negara kita atau negara lainnya. Tapi dalam tujuan positif ya. Tidak untuk bashing atau untuk menjelekkan antara yang satu dengan yang lain. Bagaimanapun peraturan di setiap daerah tidak sama. Yang bisa kita contoh adalah bagaimana cara mereka menjadi sukses. =] Sekarang bagaimana pendapat kalian ? Tertarik terjun di dunia entertainment ? ^.^





Source : hallyu ol, korea addicts, shiechul, stephanie on, google, tumblr || via : @koreansplash

Edited and shared by ブルーブラック @ ashblueblack.wordpress.com



via. Yeppopo
cop: KBPKfamily
Read More

Sisi Gelap Industri Kpop Korea Selatan!


Industri pop Korea Selatan adalah bisnis besar di Asia. K-Pop bahkan telah merambah ke Eropa dan AS, apakah ini akan membuat perubahan dalam cara industri ini memperlakukan artisnya?

Menjual single ada jalan bagi bintang pop untuk membuat uang hari ini. Kebanyakan artis menemukan bahwa tur dan menjual barang dagangan lebih menguntungkan. Jadi ketika datang ke konser, ukuran menjadi masalah.

Inilah sebabnya mengapa hari besar dalam kalender pop Korea adl Dream Concert, di mana sampai dengan 20 band tampil – dgn 66.800 kursi diadakan di Stadion Piala Dunia Seoul.

Remaja datang ke sini untuk kencan sekali setahun dalam sebuah kisah cinta nasional, di mana komitmen diukur dalam balon berwarna, dan pengabdian adalah mengetahui semua kata.

Sebagian besar band-band, seperti Super Junior dan Wonder Girls, adalah contohnya; diproduksi, anak2 manis dan girlband dengan rutinitas tarian dan lagu yg catchy.

Tetapi industri kpop juga memiliki sisi gelapnya: riwayat sengketa hukum atas kontroversi dan cara memperlakukan artis muda, yang masih berjuang.

Penjualan global terbesar industri kpop senilai lebih dari $ 30milliar (£ 18m) pada tahun 2009, dan angka itu cenderung dua kali lipat tahun lalu, menurut sebuah situs web pemerintah.

Pemimpin industri ini juga ambisius – bintang Korea memasuki pasar Jepang, Amerika dan Eropa. Bulan ini, agensi terbesar perusahaan Korea Selatan, SM Entertainment, mengadakan konser pertama di Eropa di Paris, bagian dari tur dunia selama setahun.

Pada bulan April, raja pop Korea, Rain, terpilih sebagai orang yang paling berpengaruh tahun ini oleh pembaca majalah Time. Dan awal tahun ini, boy band Big Bang mencapai daftar 10 album teratas di iTunes AS. Korea gembira dengan ekspor musik yg bisa menjual image ini – dan ekonomi.

Tapi beberapa cerita terbesar K-Pop sukses dibangun dibalik apa yg disebut kontrak perbudakan, yang terikat pd bintangnya ke penawaran kontrak eksklusif panjang, dengan sedikit imbalan keuangan. Dong Bang Shin Ki di penghargaan MTV Jepang Dong Bang Shin Ki membawa kontrak mereka ke pengadilan.

Dua tahun lalu, salah satu grup yang paling sukses, Dong Bang Shin Ki, menuntut manajemen perusahaan mrk ke pengadilan, dengan alasan bahwa 13 tahun-kontrak mrk terlalu panjang, terlalu membatasi, dan hampir tidak memberikan keuntungan dari sukses mrk.

Pengadilan telah memihak mereka, dan meminta Fair Trade Commission mengeluarkan “model kontrak” untuk mencoba memodifikasi kesepakatan yg mrk dapatkan dari perusahaan manajemen mereka.

Orang dalam industri mengatakan meningkatnya keberhasilan K-Pop di luar negeri, dan pengalaman dengan perusahaan musik yang asing, juga telah membantu mendorong perubahan.

“Sampai sekarang, belum ada banyak budaya negosiasi keras di Asia, terutama jika kamu baru untuk industri,” kata Sang-hyuk Im, seorang pengacara hiburan yang mewakili perusahaan musik dan seniman baik.

Sikap berubah, katanya, tetapi ada beberapa hal yang bahkan kontrak baru dan sikap baru tidak bisa diperbaiki. Grup Rainbow gadis berlatih di sebuah studio di Seoul selama berjam2.

Rainbow band dengan 7 anggota, dimana masing-masing penyanyi bernama dgn warna yang berbeda. Jika setiap kelompok dapat menyebabkan pot emas, apa Anda berpikir mereka akan.

Tapi Rainbow – saat ini berada dalam sebuah kontrak tujuh tahun dengan perusahaan manajemen mereka, DSP – mengatakan bahwa, meskipun jam kerja yang panjang selama hampir dua tahun, orangtua mereka “sedih” betapa sedikit mereka dibayar.

Seorang direktur untuk DSP mengatakan mereka berbagi keuntungan dengan kelompok, tetapi mengakui bahwa setelah perusahaan merekap biaya, kadang-kadang ada sedikit yang tersisa untuk artisnya.

K-pop mahal untuk diproduksi. Grup2 ini diproduksi, memerlukan tim manajer, asisten koreografer dan pakaian, serta bertahun2 pelajaran menyanyi, pelatihan tari, akomodasi dan biaya hidup.

Biaya produksi ini dapat menambahkan hingga beberapa ratus ribu dolar. Tergantung pada kelompok, beberapa perkiraan mengatakan itu adalah lebih seperti satu juta.

Tapi penjualan musik di Korea Selatan sendiri tidak menutup investasi itu. Untuk semua gairah mereka, banyaknya penggemar tidak cukup membayar untuk K-Pop.

Industri CD mengalami stagnan, dan situs musik digital dilihat sebagai jauh underpriced, dengan beberapa pengisian hanya beberapa sen lagu. Girlband 4minute melakukan konser di sebuah mall di Manila dan di Filipina

Bernie Cho, kepala distribusi label musik Kollective DFSB, penjualan musik online telah menjatuhkan harga mereka terlalu rendah dalam upaya untuk bersaing dengan situs musik bajakan.

“Tapi bagaimana kamu mengiris sebagian kecil dari sepeser ini, dan memberikannya untuk artis? kamu tidak bisa melakukannya, “katanya.

Dengan banyaknya tekanan pada harga musik dlm negeri ini, “banyak artis yg mendapat lebih banyak uang dgn berada satu minggu di Jepang daripada yang mereka lakukan dalam satu tahun di Korea“, kata Mr Cho.

Wakil perusahaan mengatakan konser dan iklan lebih banyak menghasilkan daripada penjualan musik. “Pasar luar negeri telah baik kepada kita,” kata seorang juru bicara. Korea Selatan musisi perlu menang di kandang sendiri, tetapi “Jepanglah di mana semua uang itu berada”.

Sebagai tindakan mulai membuat uang luar negeri, ia mengatakan ini “model bisnis rusak” – underpricing – adalah merayap ke dalam kegiatan mereka di luar negeri.

Seorang direktur kebijakan mantan serikat buruh utama Korea Selatan ‘, Moon Jae-Gap, percaya industri akan melalui pergolakan besar. “Karena pada saat ini, itu tidak berkelanjutan,” katanya.

Sampai itu terjadi, katanya, seniman akan terus mengalami kesulitan mencari nafkah.

Pemerintah Korea Selatan sangat ingin mempromosikan identitas baru di internasional, satu harapan bisa menyaingi image keren budaya Jepang.

Satu-satunya pertanyaan adalah apakah industri berakhir lebih terkenal untuk musik, atau untuk masalah tersebut.


source: bbc

shared by: sharingyoochun.net

transindo : akflovers.blogspot.com

via. yeppopo
Read More

Minggu, 23 Januari 2011

VIVA ASIA

VIVA ASIA

INDIA ~ Raksasa Hi-Tech
Setelah sukses dengan industri bollywoodnya, kini India kembali bikin bangga Asia dengan Industri piranti lunaknya. Banyak orang India sekarang yang jago menciptakan software, desain chip computer, papan sirkuit dan berbagai mesin canggih untuk industri barang elektronik, penerbangan, dan kesehatan. Mereka bekerja di hampir 200ribu industri peranti lunak di Bangalore dan Andra Pradesh,Yang di juluki sebagai ‘Silicon Valley of India’. Kemajuan India dalam ilmu pengetahuan dan teknoogi ini sudah diakui dunia. Buktinya sudah 30 persen karyawan perusahaan perangkat lunak raksasa Microsoft dan dokter Amerika Serikat berasa dari India. Bukan Cuma itu aja banyak juga ahli sains dan teknologi dari India menjadi pengajar di universitas terkenal di Amrik.

KOREA ~ Korean Fever
Enggak bisa tidur setelah nonton drama Korea? Ato pengen ngikutin gaya-gaya ala BB ato GB Korea? Itu berarti kita resmi terjangkit Korean Fever!. Tapi,tenang aja bukan Cuma kita yang terjangkit demam itu, setelah budaya pop Jepang yang tenar dengan J-Pop, dorama dan manga, sekarang remaja di seluruh Asia mulai tergila-gila dengan kebudayaan Korea, seperti Korean Pop,K-drama, dan Bahasa Hangul (bahasa Korea). Korean Fever bahkan juga melanda Amerika!. Terbukti dengan banyaknya film-film Korea yang diadaptasi oleh Amerika untuk di buat remake-nya, kayak film “My Sassy Girl” dengan dan “Il Mare” yang di buat versi hollywoodnya berjudul “The Like House”. The Korean Music Festival yang udah 5 kali di selenggarakan di Los Angeles, dari tahun 2003-2007, juga di buktikan kalo Korean Fever benar-benar melanda hampir seluruh dunia. Enggak salahkan kalau Korea Selatan jadi slah satu dari 10 negara teratas dunia sebagai eksportir budaya.

INDONESIA ~ Juara Dimana-Mana
Maret 2010 lalu karateka Indonesia meraih juara dua di kompetisi Karate Kyokushin Kai Internasional di Lebanon yang diikuti 46 karateka dari seluruh dunia. Enggak kalah ama tim karateka, tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) juga berhasil bikin kita bangga dengan memepertahankan medali emas dalam kejuaraan International Physics Olympiad(IPHO) ke 40 di Mexico,12-19 Juni lalu. Sejak mengikuti IPHO 1993 sampai IPHO 2007, perolehan medali TOFI udah berjumlah 13 emas, 12 perak, 23 perunggu, dan 15 honorable mention. Bersamaan dengan itu Anugrah Erlaut, membawa pulang 1 emas Olimpiade Biologi International tahun 2009 di Tsukuba, Jepang. Pekerja Film Indonesia dengan Laskar Pelangi juga sukses mendapat The Golden Butterfly Award untuk kategori film terbaik di International Festival of Films for Childern and Young Adults di Hamedan, Iran. Di susul dengan film sekuelnya ‘Sang Pemimpi’ di pertengahan April lalu memenangkan NETPAC Award di Singapore International Film Festival 2010. itu Cuma sebagian prestasi Indonesia di dunia internasional, masih banyak banget prestasi dari anak-anak bangsa lainnya. Mereka udah berhasil bikin bangga Indonesia, gimana dengan kita??

CHINA ~ Bisa Bikin Semuanya
Pernah liat label yang bertuliskan ‘Made In China?, pastinya sering dong. Enggak kehitung banyaknya barang buatan China yang beredar di seluruh Dunia, dari merek local sampai merek internasional lahir dari berbagai pabrik di China. Produk-produknya yang terkenal up to date dan murah, mampu menarik konsumen di manapun. Dari peniti, kalkulator, alat rumah tangga hingga computer superpun bisa di buat dan di pasarkan China. Hebatnya lagi negri panda ini berhasil meluncurkan sebuah satelit dan roket yang mereka buat sendiri. Katanya sih, kehebatan China yang satu ini bikin Amerika jadi takut. Mungkin saatnya kita belajar ke negri China.

Cre: Kawankumegaz.
Di ketik kembali oleh: Hermailinda “YUNA”
Blog: “Yuna World”

Read More

Kamis, 20 Januari 2011

Artis Korea banyak yang memilih cara instan untuk mengakhiri hidupnya.

VIVAnews - Beberapa waktu lalu, aktor Korea Park Yong Ha ditemukan bunuh diri di rumahnya. Park Yong Ha bukanlah artis Korea pertama yang memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Sejumlah artis papan atas Korea ditemukan tewas bunuh diri. Hal ini sangat menyita perhatian dunia. Kabarnya, ketatnya persaingan di dunia hiburan negeri Ginseng tersebut menimbulkan depresi dan putus asa di negara tersebut.



Jung Da Bin
Aktris dan penyanyi Jung Da Bin, juga mengakhiri hidupnya dengan tragis. Dia ditemukan bunuh diri di apartemen kekasihnya di Seoul. Jun Da Bin bunuh diri dengan cara gantung diri. Sang pacar menemukan artis ini di kamar mandi dengan handuk melilit di lehernya. Peristiwa itu terjadi pada 10 Februari 2007 silam.
Tak ada catatan yang ditinggalkan artis tersebut. Tetapi, menurut catatannya di blog pribadinya yang ditulis sebelum dia meninggal dunia, Jum Da Bin mengatakan dirinya sedang dilanda depresi. Dan inilah catatan terakhir Jun Da Bin.

"Semuanya sangat lengkap. Saya marah tanpa alasan, dan merasa saya akan menjadi gila. Ini sangat menyakitkan. Saya merasa sakit. Kepala saya sangat sakit dan membuat saya menangis. Saya seperti budak. Saya merasa seperti kehilangan diri saya, kehilangan identitas. Dan di saat yang sama saya mendapatkan teguran. Saya merasa tenang. Tuhan sangat mencintai saya. Tuhan telah membuat saya menjadi penting dan memberikan saya keberanian. Dia mengangkat saya dan berkata saya akan baik-baik saja. Dan saya baik-baik saja."


Lee Eun Joo

Aktris dan penyanyi Korea ini ditemukan bunuh diri di apartemennya di Bundang, Korea Selatan pada 22 Februari 2005 silam. Yang lebih mengenaskan lagi, artis yang menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 24 tahun ini melakukan bunuh diri setelah beberapa hari dirinya lulus dari Universitas Dankook.

Lee meninggal dengan cara memotong tangannya dan gantung diri. Keluarga menyalahkan penyebab kematian artis cantik itu karena Lee Eun Joo sedang depresi dan mentalnya terganggu. Selama ini, artis itu juga mengalami imsomnia gara-gara melakukan adegan bugil di 'The Scarlet Letter'.

Sebelum bunuh diri, Lee Eun Joo sempat menuliskan pesan untuk ibunya. Dia menuliskan pesan itu dengan darahnya sendiri. Ini pesan Lee Eun Joo untuk sang ibu. "Mama, saya minta maaf dan saya mencintai kamu. Saya ingin melakukan banyak hal. Meski saya hidup, tetapi saya tak merasa hidup. saya tak mau mengecewakan lagi. Menyenangkan memiliki uang. Saya ingin mempunyai uang banyak," pesan Lee Eun Joo.

Jenazah Lee dikremasi dan disimpan di sebuah ruangan di Goyang. Ratusan artis dan aktor Korea mengantarkan artis ini ke tempat peristirahatan terakhirnya.




U; Nee
Januari 2007, dunia panggung hiburan Korea kembali harus kehilangan artis kebanggaan mereka. U;Nee yang selama ini dikenal sebagai penyanyi dan aktris ditemukan gantung diri di rumahnya di Seo-Gu, Korea Selatan. Setelah kematian U;Nee, ibunda artis tersebut menggelar konperensi pers di rumah sakit.

Sang ibu mengkonfirmasi U;Nee menderita depresi. Gara-gara itu, U;Nee melarikan diri ke obat-obatan. Dia juga selama ini sangat menderita dengan popularitas yang diraihnya serta masalah pribadi lainnya yang menimpa kehidupan artis tersebut.








Park Yong Ha

Beberapa waktu lalu, aktor Korea Park Yong Ha ditemukan bunuh diri di rumahnya. Park Yong Ha bukanlah artis Korea pertama yang memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Sejumlah artis papan atas Korea ditemukan tewas bunuh diri.

Hal ini sangat menyita perhatian dunia. Kabarnya, ketatnya persaingan di dunia hiburan negeri Ginseng tersebut menimbulkan depresi dan putus asa di negara tersebut.


Woo Seung Yoon

Berita kematian artis Woo Seung Yoon sangat mengejutkan. Woo Seung Yoon tewas bunuh diri di saat fenomena bunuh diri sedang dibicarakan di Korea. Artis yang menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 24 tahun itu tewas bunuh diri.

Dia ditemukan pada pagi hari di rumahnya dengan kondisi yang mengenaskan. Dia gantung diri di atas lemari rumahnya pada 27 April 2009. Penyebab bunuh diri artis cantik ini dipastikan karena aktris dan penyanyi tersebut menderita depresi yang berkepanjangan.

Salah satu anggota keluarga mengatakan Woo Seung Yoon baru saja selesai menjalani perawatan di rumah sakit karena depresinya tersebut. Tetapi, dia tak sanggup menghadapi kesedihan dan membuat keputusan yang sangat ekstrem.


Jang Ja Yeon

Kematian Jang Ja Yeon sangat menyita perhatian publik Korea Selatan. Maklum saja, artis cantik ini adalah pendatang baru di dunia panggung hiburan negeri Ginseng tersebut. Jang Ja Yeon ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya. Tewasnya Jang Ja Yeon itu menjadi pembicaraan bukan karena kematiannya saja yang sangat mengenaskan. Dia juga membawa beberapa nama orang penting dalam bisnis hiburan negara tersebut yang bertanggung jawab atas keputusannya mengakhiri hidupnya dengan jalan bunuh diri.

Jang Ja Yeon menulis alasannya bunuh diri karena adanya eksploitasi dan juga pelecehan seksual yang dialaminya selama berkarir di dunia hiburan negara tersebut.

Dalam tujuh catatan yang dibuat artis yang bermain di serial 'Boys Before Flowers' sebelum dia menghembuskan napas terakhirnya, menceritakan betapa kejamnya dunia hiburan tanah air. Dia diduga dipaksa menjadi budak seks untuk orang-orang kaya di sana demi memuluskan karirnya sebagai artis.

Jang Ja Yeon dikenal setelah kemunculannya sebagai bintang iklan televisi. Pada saat artis cantik itu meninggal dia sebenarnya sedang menunggu rilis dua filmnya. Hampir tujuh juta fans yang membuka websitenya setelah dua hari artis cantik itu meninggal pada 7 Maret 2009 lalu.


Kim Ji Hoo
Model Kim Ji Hoo ditemukan tewas bunuh diri pada 7 Oktober 2008 lalu. Penyebab kematian model itu disebut-sebut karena merasa hidupnya sepi. Dia merasa kesepian dalam menjalani hari-harinya. Hal itu diketahui dari catatan yang ditemukan saat pria itu melakukan bunuh diri. Tetapi, ada juga yang bilang dia mengakhiri hidupnya dengan tragis karena ramainya gosip yang menyebutkan dirinya adalah seorang pecinta sesama jenis alias gay. Kematian aktor ini memang sangat tragis.

Sebelum menutup mata untuk selamanya itu, Kim Ji Hoo juga sempat menulis di website pribadinya tentang kesepian yang dia rasakan tersebut. Dia menuliskan 'Hidup bagaikan angin. Apakah yang harus dilakukan untuk mengakhiri penderitaan ini? Kebahagiaan, memisahkan kesedihan, semuanya itu hanya sesaat.'




Choi Jin Sil
Satu lagi artis Korea yang memutuskan untuk mengakhirinya dengan tragis adalah Choi Jin Sil. Artis top Korea ini ditemukan tewas bunuh diri dengan cara menggantungkan dirinya di kamar mandi di rumahnya di Seoul. Sebelum meninggal, Choi Jin Sil sempay menuliskan pesan. Dia meminta agar menjaga anak-anaknya apapun yang terjadi.

Sama dengan artis Korea lainnya yang melakukan bunuh diri untuk mengakhiri hidupnya karena alasannya adalah depresi. Choi Jin Sil mengalami depresi sejak 2004 silam sejak dia mengalami perceraian. Menurut salah satu teman dekatnya, Choi Jin Sil sangat tertekan dengan perceraiannya dan juga masalah utangnya.


cre:showbizz
Via: Yuna World
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

© Yuna World 유나, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena